Minggu, 04 November 2012

JENDELA BERKABUT


samar bayang pekat terbaca
menggunung makna dibalik kata
merah meraung di bawah biru
ranting-ranting terbuang di tanah hijau

jendelamu masih berkabut
pada pagi embun membalut
jiwa mengecil mengucil hanyut
separuh lukisan semberaut
pandang tak tersurat melayang tersirat

biar liar melebur lezatnya senandung hujan
matahari dan bumi tak akan sejengkal

Rahmi Pratiwi
181012

 

RAHMI PRATIWI Template by Ipietoon Cute Blog Design